Batalkah Wudhu Seorang Wanita yang Membersihkan (Memandikan) Bayinya

Pertanyaan :

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Jika seorang wanita telah bersuci lalu memandikan anaknya , apakah diwajibkan baginya menguang wudhunya?

Jawaban :

Jika seorang wanita memandikan anak perempuannya atau anak laki-lakinya dan menyentuh kemaluan anak itu, makan tidak wajib bagi wanita itu menguang wudhunya, akan tetapi cukup baginya untuk mencuci kedua tangannya saja, karena memegang kemauan tanpa syahwat tidak membatakan wudhu, dan sudah dapat diketahui bahwa wanita yang memandikan anak-anaknya tidak terdetik gejolak syahwat dalam hatinya, dan jika ia memandikan putra-putrinya maka cukup baginya untuk mencuci kedua tangannya itu, untuk membersihkan najis yang mengenai dirinya tanpa harus berwudhu lagi.

Sumber : Fatwa-Fatwa Wanita Jilid 1, Darul Haq, Jakarta, 2003

0 Responses to “Batalkah Wudhu Seorang Wanita yang Membersihkan (Memandikan) Bayinya”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: