Siapa Ingin Puasa Sepanjang Tahun?

Oleh : al-Ustadz Sa’id

Adanya ibadah-ibadah yang menyerupai ibadah wajib, yang disebut ibadah sunnah merupakan wujud kasih sayang Alloh dan hikmahNya. Disyari’atkan ibadah ini mengandung maksud sebagai penambah kekurangan ibadah sekaigus untuk menambah pahala bagi yang melaksanakannya.

Telah disebutkan di dalam hadits,

Bahwasannya ibadah sunnah akan menyempurnakan ibadah wajib pada hari kiamat. ” (HR. Imam Ahmad dan lainnya dengan riwayat shahih).

Diantara ibadah sunnah yang bisa dilaksanakan seusia puasa Ramadhan adalah berpuasa enam hari di bulan Syawwal. Puasa sunnah ini mempunyai keutamaan setara dengan puasa sepanjang tahun. Dari Abu Ayyub al-Anshori menyebutkan bahwa Rasulullah Sholallohu alaihi wassalam bersabda , ” Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian mengiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawwal maka seakan-akan dia telah puasa sepanjang tahun. ” (HR. Shahih Muslim Juz III ha. 169 No. 2815)

Mengapa puasa 6 hari bulan Syawwal ni mempunyai keutamaan selayaknya puasa sepanjang tahun? Alasannya satu kebaikan akan diganjar dengan sepuluh kali lipat. Jadi puasa 6 hari di bulan Syawwal sendiri setara dengan ganjaran puasa dua bulan penuh. Sementara itu puasa Ramadhan setara dengan berpuasa sepuluh bulan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib Juz I hal. 243 no.1007

Allah telah menjadikan satu kebaikan diipatgandakan ganjarannya sepuluh kali. Karena itu satu bulan (puasa) setara dengan sepuluh buan (puasa) dan puasa enam hari setelah ‘Idul Fitri setara dengan satu tahun.

Dengan begitu barangsiapa yang melakukan puasa Romadhon kemudian mengiringinya dengan puasa enam hari Syawwal, maka keutamaannya seperti melakukan puasa sepanjang tahun. Imam Nawawi menjelaskan hadits ini berkata, ” Para ulama kami berkata, ‘Yang lebih utama melakukan puasa enam hari secara berturut-turut sesudah ‘Idul Fitri. Meski begitu jika dilakukan tidak dengan berturut-turut atau dilakukan di akhir bulan Syawwal akan tetap mendapatkan keutamaan ‘mengiringi’ . (mengiringi puasa Romadhon dengan puasa enam hari di bulan Syawal, pent).

Banyak ulama diantaranya Imam Syafi’i dan Imam Ahmad, yang menyatakan bahwa melakukan puasa 6 hari syawwal adalah sunnah.

Jika masih punya utang puasa Ramadhan (belum terbayarkan) bisakah seseorang melaksanakan puasa 6 hari bulan Syawwal ini terebih dahulu?

Jika menilik teks hadits Abu Ayyub di muka, untuk mendapatkan keutamaan sebagaimana melaksanakan puasa Dahr/ sepanjang tahun disyaratkan harus berpuasa Ramadhan terlebih dahulu  dengan lengkap baru berpuasa 6 hari bulan syawwal. Jadi hendaknya tidak mendahulukan puasa sunnah enam hari syaawal sebelum selesai membayar utang puasa Ramadhan. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. Alasannya didasarkan pada perkataan Rasulullah Sholallohu alaihi wasalam : ” Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan…… ”

Jadi seseorang yang masih mempunyai utang puasa Ramadhan yang belum ditunaikan tidak bisa dikatakan bahwa telah berpuasa Ramadhan.

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin menjeaskan kalau seandainya ada yang tetap mendahuukan puasa enam hari Syawwal sebelum membayar utang puasa Ramadhan berarti tidak mendapat pahala/keutamaan puasa sepanjang tahun (meski puasa sunnah yang dilakukannya sah-red).

Artikel Terkait : Manfaat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

Rujukan :
Al-Syarhul Mumti' , karya Syaikh 'Ibnu Utsaimin
Al-Mausu'ah al-Fiqhiyyah, karya Syaikh Husain 'Audah al-'Awaisyah
Shahih Fiqhis Sunnah, karya Syaikh Abu Malik Kamal

Sumber : Majalah Fatawa, Untuk Ramadhan Yang Lebih Baik, Edisi Khusus, Ramadhan-Syawwal, 1431 H

0 Responses to “Siapa Ingin Puasa Sepanjang Tahun?”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: