Dari Usia Berapa Mengajari Anak Mengahafal Al-Qur’an

Oleh Ummu Khoulah

Adapun metode mengajarkan anak hifdzul Quran kalau pengalaman ana, persis seperti yang dilakukan umi Sumayyah. Ini berlaku untuk semua anak-anak ana termasuk si bayi Hamzah. Dulu sebelum punya anak ana pernah baca buku sekilas tentang mengajar bayi dalam kandungan, di situ dikatakan supaya si jabang bayi diperdengarkan musik lewat perut sang ibu, disapa ayah, dll. Ana ganti aja diperdengarkan Quran dan ibunya sendiri yang ngaji Quran. Ana tidak tahu sejauh mana kebenaran teori ini. Tapi apa salahnya kalau ana melakukan, kalau ada manfaatnya itu yang mathlub. Jika tidak sampai ke jabang bayi, ana sudah senang dan tidak rugi.
Menjawab pertanyaan Ummu Musa,

1, 2 dan 3. Mengajarkan iqra’, ana lihat kalau anak itu sudah siap. Dan untuk menuju siap ana pancing dengan stimulasi-stimulasi yang umum aja, misalnya diperlihatkan buku arab bergambar, lihat abi uminya baca-baca buku arab, baca Quran, dll. Khoulah dan Sumayyah mulai 3 th iqra’ 1, khoulah 3, 8 sudah tilawah Quran. Sumayyah lebih lambat beberapa bulan saja. Abdullah gak pakai iqro’. Dia anaknya gak suka iqro’. Senangnya ana tulis gede-gede di karton dan ditempel di dinding. Cara ngajarinnya juga lain-lain. Khoulah dan Sumayyah karrena lahir di KSA ana latih mengenal hijaiyah dengan dirangkaikan kalimat bahasa arab. Ini untuk sosialisasinya dengan teman-teman sebayanya. Misalnya a- arnab (kelinci), ba-baththoh (bebek), dst. Kalau Abdullah ana rangkai dengan kalimat bahasa indonesia dulu. Misal, a- adik bayi, ba-baju, ja- jajan, dst.Tahu-tahu slesai iqro 1 tanpa dia sadar kalau sebenarnya dia sudah menyelesaikan iqro’ 1. Begitu juga iqro’ 2 dan 3. Lebih banyak ana tempel di dinding. Sekarang ini abdullah lagi semangat belajar baca latin “Pandai membaca tanpa dieja” karangan ana sendiri. Beberapa minggu yang lalu ana pernah sharing masalah kesulitan dia membaca kan… Subhanallah, beberapa pekan kemudian dia sendiri yang minta sama-sama Ummi baca bukunya. Mungkin seperti kabel, otaknya sudah nyambung kali ya…

4. Saat ini alhamdulillah Khoulah 8 th sudah 8 setengah juz, Sumayyah 7 th 5 juz, Abdullah 4 th dari An-Naas -Asy-Syarh, Hamzah masih senyam-senyum dan ngiler.

6. Khoulah dan Sumayyah ana bacakan dulu, lalu diikuti, kemudian dihafal sendiri, ya iya lah kan udah gede. Khoulah sekarang malah sering ana lepas pakai CD komputer untuk nambah baru. Bacaannya sekarang jadi mirip Al-Ajmi dan Asy-Syathiry. Muroja’ah tetap ana simak. Meskipun ana mengajar akhwat tahfidz, kedua putri ana tetap ogah kalau suruh setoran kepada akhwat, kecuali kalau muroja’ah kdang mau. Seringnya ogah…

Sumber : http://sunnihomeschooling.co.cc/?p=135

0 Responses to “Dari Usia Berapa Mengajari Anak Mengahafal Al-Qur’an”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: